KLATEN, 10 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026, PT PLN (Persero) Kantor Cabang Wilayah Kabupaten/Kota Klaten menyelenggarakan kegiatan edukatif bagi generasi muda. Kegiatan berupa “Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan” ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 SMK Negeri 1 Klaten.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para murid, guru, serta staf kependidikan, terutama dari jurusan teknik yang sangat berkaitan erat dengan dunia kelistrikan.
Edukasi Bahaya Listrik dan Langkah Pencegahan
Tim ahli dari PT PLN Klaten memaparkan materi penting mengenai prosedur keselamatan kerja saat bersentuhan dengan jaringan listrik. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para murid mengenai potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar maupun di dunia industri, serta cara penanganan darurat yang benar.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi ini antara lain:
-
Jarak aman beraktivitas dari jaringan listrik tegangan tinggi.
-
Bahaya penggunaan stop kontak yang bertumpuk.
-
Prosedur keselamatan saat bekerja di area yang memiliki risiko tegangan listrik.
-
Sosialisasi aplikasi pendukung untuk pelaporan gangguan listrik secara cepat.
Membentuk Budaya K3 Sejak Dini
Pihak PT PLN menegaskan bahwa pengenalan budaya K3 sejak di bangku sekolah sangatlah penting, mengingat murid SMK dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia industri yang memiliki standar keselamatan kerja yang ketat.
“Kami ingin para murid tidak hanya ahli dalam penguasaan teknik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Listrik sangat membantu kehidupan kita, namun harus dikelola dengan kewaspadaan tinggi sesuai standar K3,” ujar perwakilan tim PLN Klaten.
Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri
Kepala SMK Negeri 1 Klaten menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk nyata sinergi antara sekolah dengan dunia industri (DUDI). Melalui sosialisasi ini, diharapkan para murid semakin siap menghadapi tantangan di lapangan dengan bekal pengetahuan keselamatan yang mumpuni.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan peragaan alat pelindung diri (APD) standar teknisi PLN, yang memberikan gambaran nyata bagi para murid mengenai profesionalisme di dunia kerja.