KLATEN, 2 Februari 2026 – Semangat kedisiplinan mengawali pekan pertama di bulan Februari bagi seluruh civitas akademika SMK Negeri 1 Klaten. Pagi ini, upacara bendera hari Senin berlangsung khidmat di lapangan utama sekolah, diikuti oleh seluruh murid, guru, dan staf kependidikan.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ibu Dwi Rahayu, S. Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.
Budaya Positif sebagai Fondasi Belajar
Dalam amanatnya yang bertajuk “Budaya Positif Aman dan Nyaman”, Ibu Dwi Rahayu menekankan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif adalah kunci utama keberhasilan proses pembelajaran. Budaya positif bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan kesadaran dari dalam diri setiap murid untuk menciptakan suasana saling menghargai.
“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman dari perundungan dan nyaman untuk mengeksplorasi potensi. Jika murid-murid merasa aman secara psikis dan nyaman secara fisik, maka materi pelajaran sesulit apa pun akan lebih mudah diserap,” tutur beliau di hadapan barisan murid.
Kaitan Budaya Positif dengan Kurikulum
Sebagai Wakasek Bidang Kurikulum, beliau juga menjelaskan bahwa karakter yang kuat adalah bagian tak terpisahkan dari kompetensi akademik. Budaya positif seperti literasi yang baik, disiplin waktu, dan kolaborasi antar murid akan secara otomatis meningkatkan kualitas capaian pembelajaran di semua jurusan.
Beliau mengajak seluruh murid untuk mulai membangun kebiasaan baik dari hal terkecil, seperti menjaga kebersihan kelas dan bertutur kata sopan kepada sesama warga sekolah.
Komitmen Bersama Skanika
Upacara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar pesan tentang budaya positif ini dapat terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari seluruh murid. Dengan lingkungan yang aman dan nyaman, SMKN 1 Klaten terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara karakter.